Kita semua pasti pernah berharap. dan yang namanya harapan adalah sesuatu yang kita inginkan dan berdoa hal tersebut bisa jadi kenyataan, entah dalam mengharapkan hidup yang lebih baik atau berharap soal perasaan cinta. semua mempunyai tujuan yang sama tetapi dengan kepentingan yang berbeda. nah kalau Soal Cinta? kamu pasti pernah berharap bukan? kepada yang lawan jenis. jika harapan tersebut ditanggapi dengan baik tentu akan menyenangkan hati tetapi jika hal tersebut berupa harapan kosong ya namanya PHP (Pemberi Harapan Palsu). Tak mungkin aku berhenti mencintaimu. Aku hanya bisa belajar hidup tanpamu. Jikalau hanya LUKA yang kau dapat dari CINTA? MAKA MATIKAN LAH CINTA ITU. Tapi kau tak perlu MATI bersamanya. Terkadang air mata itu tanda kebahagiaan yg tak mampu diucapkan. Senyuman terkadang adalah tanda rasa sakit yg mencoba untuk kuat. Setelah betengkar, kita saling menyesal. Kita memilih berpisah sejenak, lalu saling merindu. Selalu begitu... Aku tak ingin merasa pali...
Ketulusan terkadang mengalahkan segalanya. Entah waktu atau ketidakmampuan menanggapi rindu yang membuncah di hati. Pada intinya, setiap orang membutuhkan kepastian, dan tidak segampang membalikkan telapak tangan hal ini bisa diwujudkan. Harus ada pengorbanan dan air mata. Kerelaan hati yang tanpa pamrih untuk menanti kehadiran sang pujaan hati mungkin salah satunya. Iya, seringkali keadaan tidak semulus yang dibayangkan. Ada saja hambatan yang menghadang dan memaksa seseorang untuk melewatinya terlebih dahulu. Termasuk bagi mereka yang terjebak hubungan jarak jauh atau semacamnya. Keberadaan belahan jiwa yang berbeda kota, tidak setiap waktu leluasa mendampinginya kerap menimbulkan kesalahpahaman tersendiri. Tapi beruntunglah bagi mereka yang berhasil melewati tantangan ini. “Ada hati yang menunggumu pulang, ada hati yang menunggumu kembali, ada hati yang kosong sejak kamu pergi.” “Bila rindu ini masih milikmu, kuhadirkan sebuah tanya untukmu, Harus berapa lama aku m...